
AS Menang Lawan Mesir di Kejuaraan Voli U-21. Timnas voli putra U-21 Amerika Serikat berhasil mencuri perhatian di Kejuaraan Dunia Voli Putra U-21 2025 di Jiangmen, China, dengan mengalahkan Mesir dalam laga ketiga Pool A pada 23 Agustus 2025. Pertandingan yang berlangsung di Jiangmen Sports Center ini berjalan sengit hingga lima set, menunjukkan kualitas kedua tim yang sama-sama ngotot untuk menang. Kemenangan ini mempertahankan rekor tak terkalahkan AS di babak penyisihan dan mengokohkan posisi mereka di puncak klasemen. Sementara itu, Mesir tetap menunjukkan potensi meski harus puas di peringkat ketiga Pool A. Apa hasil akhir pertandingan ini, siapa saja yang menjadi bintang di lapangan, dan pelajaran apa yang bisa diambil Mesir? Berikut ulasannya. BERITA LAINNYA
Apa Hasil Akhir Pertandingan Bola Voli Ini
Amerika Serikat berhasil mengatasi perlawanan sengit Mesir dengan skor 3-2 (26-24, 31-33, 37-35, 23-25, 15-10) dalam pertandingan yang berlangsung selama hampir dua jam. Set pertama dimulai dengan Mesir unggul 15-11 berkat serangan agresif, tetapi kesalahan di penerimaan bola membuat AS membalikkan keadaan dan menutup set dengan skor 26-24. Set kedua berlangsung lebih ketat, dengan Mesir bangkit dan memenangkan set 33-31 setelah pertarungan sengit di poin-poin akhir. Set ketiga menjadi puncak drama, di mana AS menang 37-35 setelah pertukaran poin yang panjang, menunjukkan ketahanan mental mereka. Mesir kembali bangkit di set keempat, mengambil alih permainan dengan skor 25-23. Namun, di set penentuan, AS tampil lebih solid, memanfaatkan blok dan serangan cepat untuk menutup laga dengan skor 15-10. Kemenangan ini membuat AS mengoleksi tujuh poin dan memimpin klasemen Pool A, sementara Mesir berada di posisi ketiga dengan enam poin.
Pemain Voli Siapa Saja Yang Bersinar di Pertandingan Ini: AS Menang Lawan Mesir di Kejuaraan Voli U-21
Dari kubu AS, Riggs Guy menjadi bintang dengan torehan 26 poin, terdiri dari 23 serangan, dua blok, dan satu ace. Pukulan kerasnya dari posisi outside hitter kerap menembus pertahanan Mesir, terutama di set ketiga yang krusial. Sani juga tampil menonjol dengan 19 poin, termasuk 17 dari serangan dan dua dari blok, memberikan ancaman konstan di lini depan. Middle blocker Trevell Jordan menyumbang 15 poin, dengan 11 serangan, tiga blok, dan satu ace, menjadi kunci di set kelima dengan blok-bloknya yang akurat. Wade melengkapi performa AS dengan 16 poin, termasuk 13 serangan dan dua ace. Dari pihak Mesir, Houda menjadi penyumbang poin terbanyak dengan 31 poin, 28 di antaranya dari serangan, menunjukkan ketajamannya sebagai opposite hitter. Elsafy mencatatkan 17 poin, dengan 15 serangan dan dua blok, sementara Meme menonjol di sektor blok dengan sembilan poin dari blok dan tiga dari serangan, total 12 poin. A. Reda juga memberikan kontribusi dengan 14 poin, termasuk 12 serangan, satu blok, dan satu ace. Performa individu ini menunjukkan bahwa kedua tim memiliki pemain berkualitas, tetapi AS lebih unggul dalam kerja sama tim.
Apa Yang Harus Mesir Pelajari Untuk Kedepannya
Kekalahan dari AS menyoroti beberapa kelemahan yang perlu diperbaiki Mesir jika ingin bersaing di level elite. Pertama, penerimaan bola pertama mereka sering kali goyah, terutama di set pertama dan kelima, yang membuat serangan mereka mudah diprediksi. AS memanfaatkan ini untuk membangun blok yang solid, terutama melalui Trevell Jordan. Kedua, Mesir perlu meningkatkan konsistensi di momen-momen kritis. Meski mampu bangkit di set kedua dan keempat, mereka kehilangan fokus di set kelima, di mana kesalahan sendiri merugikan mereka. Ketiga, distribusi serangan Mesir terlalu bergantung pada Houda, sehingga lawan bisa dengan mudah mengatur strategi untuk memblokirnya. Untuk ke depannya, Mesir perlu melatih variasi serangan dan memperkuat koordinasi antar pemain agar lebih seimbang. Stamina juga menjadi isu, karena Mesir terlihat kelelahan di set kelima setelah pertarungan panjang di set ketiga. Dengan memperbaiki penerimaan bola, menjaga ketahanan mental, dan mengembangkan strategi yang lebih beragam, Mesir berpotensi menjadi ancaman besar di turnamen berikutnya, seperti SEA Games atau Kejuaraan Afrika.
Kesimpulan: AS Menang Lawan Mesir di Kejuaraan Voli U-21
Kemenangan dramatis AS atas Mesir dengan skor 3-2 di Kejuaraan Dunia Voli Putra U-21 2025 menegaskan kekuatan mereka sebagai salah satu tim teratas di Pool A. Performa gemilang Riggs Guy, Sani, dan Trevell Jordan menjadi kunci keberhasilan AS, sementara Mesir menunjukkan perlawanan sengit melalui Houda dan Elsafy. Namun, kelemahan Mesir di penerimaan bola dan konsistensi di momen krusial menjadi penyebab kekalahan mereka. Dengan pelajaran dari laga ini, Mesir memiliki peluang untuk memperbaiki diri dan tampil lebih baik di laga berikutnya melawan Turki. Sementara itu, AS semakin percaya diri menatap laga melawan tuan rumah China, dengan modal permainan tim yang solid dan mental juara. Pertandingan ini menjadi bukti bahwa voli U-21 dunia penuh dengan persaingan ketat dan talenta muda yang menjanjikan.